Sarah Handayani : Kita Perlu Makanan Bukan Rokok

Banten.Perdananews.Com Sukabumi Rabu 31 Mei 2023 Di seluruh dunia, sekitar 3,5 juta hektar lahan dikonversi untuk penanaman tembakau setiap
tahunnya.Menanam tembakau juga berkontribusi terhadap deforestasi seluas 200.000 hektar
per tahun. Industri tembakau sering menggembar-gemborkan dirinya sebagai pendukung mata
pencaharian petani tembakau. Hal ini sangat jauh dari kebenaran. Penggunaan insektisida dan
bahan kimia beracun secara intensif selama penanaman tembakau menyebabkan banyak
petani dan keluarga mereka menderita sakit
Menurut laporan PBB pada tahun 2020, sekitar
19 juta orang di Indonesia mengalami kelaparan kronis atau kekurangan gizi.
Dr Sarah Handayani, SKM, M.Kes, Calon Anggota Legislatif DPR RI asal Dapil Jabar 4, Kota dan
Kabupaten Sukabumi Partai Gelora mengatakan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS)
melaporkan, rokok masih menjadi konsumsi utama masyarakat Indonesia. Rata-rata
pengeluaran rokok dan tembakau sebesar Rp 76.583 per kapita per bulan pada Maret 2021.
Konsumsi rokok tersebut naik 4,3% dari Rp 73.442 per kapita per bulan pada Maret 2020.
Selain itu, pengeluaran rokok merupakan yang kedua tertinggi di antara kelompok
pengeluaran lainnya.
“Saat ini belanja rokok lebih tinggi dari makanan bergizi, bayangkan makanan yang harusnya
untuk kebutuhan keluarga malah dipakai bapaknya atau ibunya untuk membeli rokok.” Urai Sarah geram.
Survei yang dilakukan GATS pada 2021 lalu disebutkan bahwa jumlah rata-rata yang bisa
dihabiskan seseorang untuk merokok 12 batang rokok kretek sebanyak Rp 14.867. Jika
dikalikan dengan kebutuhan sebulan maka minimal uang rokok saja adalah Rp 382 ribu.
Padahal, uang sebesar itu bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, misal
membeli telur, sayuran, buah-buahan atau jenis protein hewani seperti ayam atau daging sapi.
Jumlah perokok dewasa di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun ini meningkat sebanyak
8,8 juta orang. Total jumlah perokok dewasa sebanyak 69,1 juta orang dan delapan juta orang
dalam 10 tahun terakhir telah meninggal dunia akibat penyakit yang muncul karena rokok.
Hari tanpa tembakau sedunia jatuh pada 31 Mei 2023. Peringatan ini diselenggarakan setiap
tahun oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat
terkait dampak buruk konsumsi tembakau. Pasalnya, tembakau dan produknya berdampak
buruk bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan lingkungan

ads

Comment