Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon menurunkan personelnya untuk membantu warga yang terdampak kebocoran gas kimia di PT Chandra Asri Petrochemical.

Berita, Banten54 Views

Banten.Perdananews.Com Kota Cilegon Pembagian masker dilakukan di Kecamatan Grogol, Kecamatan Pulomerak, dan Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon. Selain itu, personil PMI Kota Cilegon juga ditugaskan di Posko Kesehatan Lapangan yang didirikan oleh Puskesmas Ciwandan di Kantor Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan-Kota Cilegon.

“Kami segera mengirim tim pertolongan pertama untuk membantu Puskesmas Ciwandan yang membuka Posko Kesehatan Lapangan di Kelurahan Gunung Sugih, selain itu melalui PMI Kecamatan Grogol, Pulomerak, dan Ciwandan kami juga membagikan masker dan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menggunakan masker,” terang Ketua PMI Kota Cilegon, H. Abdul Hakim Lubis.

Selain personil, PMI Kota Cilegon juga menyiapkan 1 unit ambulans dan 1 unit kendaraan operasional lapangan (pick up) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Pada Posko Kesehatan Lapangan kami juga telah menyiapkan 1 unit ambulans dan kendaraan bak terbuka untuk membantu masyarakat di sana. Selain itu, puskesmas juga menyediakan ambulans jika diperlukan rujukan,” terangnya.

Salah seorang warga yang mendapatkan penanganan di Posko Kesehatan Lapangan, yaitu Desi, yang merupakan warga Lingkungan Gambiran, mengapresiasi langkah PMI bersama pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan.

“Saya, Desi, dari Kampung Gambiran, sebagai warga saya berterima kasih kepada Puskesmas dan relawan PMI yang telah membantu saya dan warga lainnya untuk mendapatkan perawatan atau mencari solusi terkait kesehatan kami hari ini karena adanya polusi dari pabrik,” ucapnya.

Kebocoran gas kimia di PT. Chandra Asri Petrochemical terjadi pada Sabtu, 20 Januari 2024, Kebocoran tersebut diduga akibat kebocoran pipa di salah satu area pabrik.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat kebocoran tersebut. Namun, beberapa warga mengeluhkan adanya gangguan kesehatan, seperti sesak napas, mual, dan muntah.

Pemerintah Kota Cilegon telah mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker jika berada di luar ruangan.

ads

Comment